Wisata Luar Angkasa dengan Balon Udara, Intip Fasilitasnya

 

JAKARTA – Space Perspective, startup baru merencanakan penerbangan ke luar angkasa untuk umum, dikutip Sindonews. Penerbangan tersebut tidak sekedar membawa manusia ke luar angkasa, tetapi juga menawarkan kenyaman di dalam perjalanan.

Apa saja fasilitas yang ditawarkan Space Perspective? Penerbangan menggunakan kapsul udara yang dilengkapi dengan bar minuman dan toilet.

Kendaraan ruang angkasa buatan Space Perspective diberi nama Spaceship Neptune. Kendaraan itu hanya menampung 9 orang dan disediakan mini bar untuk menikmati makanan atau minuman selama perjalanan.

Space Perspective masih dalam tahap membangun pesawat tak berawak itu dan akan diuji pada awal 2021.

Space Perspective juga ingin menunjukkan bagaimana bentuk bumi. Hal ini untuk menjawab salah satu pertanyaan dasar yang sering kita jumpai di sekolah, bulat atau datar.

Penerbangan membutuhkan waktu sekitar dua jam ke atmosfer, di mana ia akan melayang di atas Samudra Atlantik. Kapsul akan terbang diketinggian 10.000 kaki yang terpasang pada sebuah balon besar.

“Sekarang, kami ingin membawa Anda ke tepi ruang angkasa untuk mengalami apa yang hampir tidak dimiliki siapa pun. Perspektif bumi sebagai planet, pesawat ruang angkasa untuk semua umat manusia dan biosfer global kita, berputar dalam kehampaan gelap tata surya kita di Bima Sakti,” mengutip situs web Space Perspective.

Space Perspective membuat balon luar angkasa yang mampu beroperasi di dekat ruang hampa, tepi ruang angkasa. Balon ini memiliki ukuran seluas stadion sepak bola dan dapat terbang, mengapung, dan mendarat dengan halus.

Teknologi balon udara khusus ini juga telah digunakan oleh NASA selama beberapa dekade. Balon akan mengapung di atas atmosfer Bumi seperti es batu di atas air.

Jane Poynter dan Taber McCallum adalah pendiri Space Perspective yang sebelumnya ikut mendirikan World View. World View adalah perusahaan yang menyebarkan sensor ke tepi ruang angkasa atau stratosfer melalui balon udara.

Jane mengungkapkan, sebagai spesies multiplanet, di mana manusia menjelajahi ruang untuk perbaikan seluruhnya. Ini merupakan pencarian yang telah dicanangkan oleh Space Perspective.

Penerbangan uji tak berawak akan dimulai pada awal 2021 dan perusahaan berharap dapat menjual tiket mulai 2024. Biaya yang akan dibebankan kepada masing-masing orang adalah USD125.000.

(ahl)

 

techno.okezone.com

/read/2020/06/28/16/2237621

/wisata-luar-angkasa-dengan

-balon-udara-intip-fasilitasnya

Lihat Matahari Terbit di Balon Udara, Sandiaga Uno Ajak Pengusaha Lihat Peluang

Jakarta – Pengusaha Sandiaga Uno bersyukur bisa membawa sang istri untuk menyaksikan terbitnya matahari dari balon udara. “Alhamdulillah impian istri terkabul,” katanya dalam unggahan Instagram pada 21 November 2020. Ia menjelaskan bahwa yang ia naiki adalah hot air baloon atau balon udara panas. Menurutnya, bentuk wisata seperti ini sangat unik dan juga romantis. “Di Indonesia, jenis wisata seperti ini sebetulnya sudah ada, salah satunya di Bali,” katanya. Namun yang membuat beda dengan yang dinaiki Sandiaga Uno, di Sindbad Hot Air Balloons Mesir, balon udara diterbangkan dalam jumlah lebih banyak. “Dan diterbangkan secara bersamaan di area yang cukup luas,” katanya. Ia berharap para pengusaha Indonesia bisa membuat tempat wisata seperti ini. Selain sebagai peluang usaha, tempat wisata seperti ini pun bisa mengembangkan pariwisata di Indonesia dan membuka lapangan kerja. “Ayo para pengusaha Indonesia.. ATM (Amati, Tiru, Modifikasi),” katanya.

 

 

seleb.tempo.co/read/1407693

/lihat-matahari-terbit-di-balon

-udara-sandiaga-uno-ajak-pengusaha
-lihat-peluang/full&view=ok